Menu

  • 0812 7124 5514
  • 0878 9929 7914
  • Pin BB 587FBF31
  • frwebhost@gmail.com

FR-System

Detail Artikel

Home/ Internet/Detail Artikel

Bug Pertama Windows 7 RC Telah Ditemukan

Microsoft telah memberi peringatan kepada user bagi yang telah men-download software Windows 7 Release Candidate (RC), karena adanya bug pertama yang terdeteksi, yang memiliki potensi menyebabkan kegagalan aplikasi dalam system operasi tersebut. Dalam postingan di situs Help and Support Microsoft, disebutkan problem yang ada di system operasi Windows 7 RC telah berimbas ke Windows 7 build 7100 32 bit (x86) versi bahasa Inggris, yang telah salah mengeset Access Control List (ACLs) di root system.

Dalam situs tersebut juga disebutkan belum diketahui seberapa bahayanya bug tersebut, namun pihak Microsoft telah siap dengan perbaikan bug tersebut, melalui Windows Update. Namun, menurut Microsoft, Windows 7 versi x64 tidak terkena imbasnya. Masalah dalam Windows 7 Release Candidate (build 7100) 32-bit Ultimate versi bahasa Inggris, seperti yang dilansir dari situs Help and Support Microsoft, yakni folder yang dibuat sebagai folder root system drive (%SystemDrive%) tidak memiliki isian descriptor keamanan.

Satu efek yang ditimbulkan dari masalah tersebut adalah standard user seperti user account non-administrator tidak dapat menjalankan semua operasi ke subfolder tersebut yang dibuat langsung di root. Oleh karena itu, aplikasi yang merujuk ke folder di root system tersebut tidak dapat menginstal aplikasi dengan sukses atau tidak bisa men-uninstall dengan bersih. Dengan kata lain, pengoperasian system atau aplikasi yang merujuk ke folder tersebut tidak bisa dijalankan.

Sebagai contoh, jika sebuah folder dibuat di root system drive dari satu command prompt, maka folder tersebut tidak akan mendapat permission dari root drive. Oleh karena itu, beberapa operasi spesifik, seperti penghapusan folderm akan gagal dijalankan dari command prompt. Setelah itu, akan tertampil pesan error ketika operasi tersebut gagal, yakni “Access is denied”. Lebih parah lagi descriptor keamanan yang seharusnya melindungi pengoperasian file non-admin di root system, tidak ada dalam root folder system drive.(h_n)

Artikel Lainnya

Komentar Anda

3Z8Tk

0 Komentar

komentar masih kosong

Produk Kami

Popular Post

Facebook Page

Statistik Pengunjung

  • Hari ini
    :
    113
  • Kemarin
    :
    452
  • Bulan ini
    :
    9626
  • Tahun ini
    :
    183747
  • Total
    :
    1182959
  • Hits Count
    :
    2380181
  • Now Online
    :
    1 User